" Perpisahan Hanya Sementara "  Cipt. Ahmad Muslihuddaulah Dikala fajar datang Disaat itulah aku selalu terbayang Akan singg...

"Perpisahan Hanya Sementara"

" Perpisahan Hanya Sementara " 
Cipt. Ahmad Muslihuddaulah

Dikala fajar datang
Disaat itulah aku selalu terbayang

Akan singgasanamu yang rindang
Penuh dengan hijau yang sedap dipandang

Langkahku terus menerjang
Meski hambatan selalu datang

Ku tetap berjalan dengan tenang
Entah apa yang akan terjadi di masa mendatang

Ku tetap tenang
Meski sosok itu selalu terbayang

Ketika ku datang
Mereka hanya bisa memandang

Tanpa rasa bimbang
Ku duduk tanpa persiapan matang

Entah apa yang akan terjadi di masa mendatang
Seolah harapan sudah hilang

Sesaat tanda itu pun datang
Mereka berhamburan mengeluarkan uang

Sedang aku hanya bisa memandang
Diam dan bisu meradang

Walau begitu ku tetap bersyukur
Pada Allah yang maha ghafur

Dan aku tak mau kufur
Terhadap nikmat yang subur

Dan tanah kubur
Tempat dimana raga terbujur

Tanpa seorang pun mengukur
Bagaimana nikmatnya alam kubur

Dimana tak ada suara mendengkur
Dan raga mulai hancur

Maka jauhilah kufur
Sebelum kau hancur

Siang malam hanya terkubur
Tanpa bisa mengukur

Siapapun pasti tesungkur
Ketika hati mulai kufur

Siapapun pasti tersungkur
Ketika raga mulai hancur

Maka jauhilah kufur
Sebelum kau masuk kubur


*Diciptakan di kantin MAN 2 Bogor. 2016. Dalam keadaan sepi sunyi karena libur sekolah.

0 komentar: