2017. Ramadhan 1438 H. Yes! Besok adalah hari yang paling istimewa di pondokku, Pondok Pesantren Darul Falah - Amtsilati Bangsri Jepara J...

Setahun yang indah!

2017. Ramadhan 1438 H.
Yes! Besok adalah hari yang paling istimewa di pondokku, Pondok Pesantren Darul Falah - Amtsilati Bangsri Jepara Jawa Tengah. Kenapa istimewa? Sebab itu adalah hari di-wisudanya santri yang sudah khatam mengikuti program Amtsilati dan Pasca Amtsilati yang setelahnya pasti hari "L I B U R".
Kebetulan aku memang mengikuti ekstrakurikuler Teater yang bernama "Teater Petji" dimana pada hari wisuda akan menampilkan masterpiece teaternya setelah kurang lebih sebulan berlatih siang malam.

Alhamdulillah acara sukses sesuai harapan kami! Selesai tampil, seluruh santri yang akan berlibur dan pulang wajib memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh pihak Pondok Pesantren. Semuanya sibuk mengurus pesyaratan perpulangan, termasuk diriku, Ahmad Muslihuddaulah. Seorang santri Amtsilati yang berasrama di Asrama Surga Darussalam/Markazullughah (Asrama khusus program bahasa Arab & Inggris 3-6 bulan), ya, inilah asrama yang ku tinggali sekarang, setelah 6 bulan berada disitu, diangkat menjadi Qismullughah oleh pihak pengurus asrama, yang tugas khususnya ialah tangan kanan ustadz, sedangkan umumnya adalah menjadi khadim agar turut menjaga kelestarian bahasa Arab & Inggris dari santri-santri yang tak mau diajak berbahasa. Di Qismullughah, memang ada struktur lagi, dan terpilihlah santri-santri yang dianggap lebih "senior" entah dari lama belajar atau lebih dewasa dari santri lainnya. Ku terpilih di bagian kebersihan asrama, yang tugasnya membersihkan seluruh lingkungan yang ada di Asrama Surga Darussalam, depan, dalam, atas, bawah, setiap hari. Pagi hari, ketika adzan shubuh berkumandang, setiap santri disibukkan dengan kitab-kitab pengajian yang akan dibawa saat mengaji dengan kyai, sedang kami sibuk dengan sapu, pel, kemoceng, ember, sabun, dan teman-temannya. Tapi dibalik semua itu ada hikmah yang sangat besar sekali, terasa manfaatnya, dan tentunya pembaca pun tahu sendiri akan hal yang kami rasakan ini.


0 komentar: